Kiat Sebelum Membeli Mesin Las Listrik

mesin las

Mesin Las – Pengelasan ialah salah satu keperluan vital didalam bidang industri. Terutamanya untuk bidang industri yang material utamanya memakai bahan logam, sebab dapat dipastikan mesti memakai mesin las untuk melaksanakan penyambungannya. Kini ini banyak sekali bermunculan jenis-jenis mesin las listrik dari berjenis-jenis merk.

Mesin las listrik ada banyak jenisnya, ada yang teladan inverter atau portable dan ada juga mesin las yang berukuran besar. Sebelum Anda membeli sebuah mesin las, pastikan dahulu mesin las ini layak dengan keperluan Anda. Kalau Anda cuma berharap mengelas plat-plat tipis saja, Anda tak perlu membeli mesin las yang mempunyai ampere yang besar, cukup dengan mesin las yang memiliki ampere kecil saja.

Ada tipe mesin las yang dipasarkan awam dipasaran :

Mesin Las Ganda (AC DC) ialah mesin las listrik yang umum dipakai pada arus paralel (DC) dan arus bolak-balik (DC). Mesin las ini mempunyai transformator 1 frasa dan 1 buah alat perata pada 1 unit mesin.

Mesin Las Arus Bolak-Balik (AC) ialah mesin las yang cuma dapat dipakai pada arus AC seperti listrik PLN dan generator AC

Mesin Las Arus Sejalan (DC) ialah mesin las yang cuma dapat digunakan pada arus DC atau arus paralel

Hal yang mesti diamati dalam membeli mesin las listrik ialah berapa banyak jumlah konsumsi tenaganya. Jangan hingga Anda membeli mesin las yang tenaganya tak layak dengan sumber listrik ditempat Anda. Jika sumberdaya listrik yang digunakan ialah genset, sebaiknya Anda membeli mesin las trafo dikarenakan lebih awet dan lebih bendung pada fluktuasi tegangan atau frekuensi yang berjalan pada genset. Lalu bila Anda memakai sumberdaya listrik dari PLN, pantasnya Anda membeli mesin las listrik jenis inverter sebab lebih hemat energi listriknya.

Mesin las listrik yang berkwalitas dan baik ialah mesin las yang memiliki Duty Cycle hingga dengan 100%, akan namun mesin yang seperti ini cukup susah ditemukan dipasaran. Sekalinya adapun, harganya pasti cukup mahal. Umumnya mesin las yang acap kali kita temui dipasaran awam yang mempunyai Duty Cycle kisaran 30%-60% saja.

 

Baca Juga : Harga Bor Bosch